Paket Wedding Bukit Doa Mahawu | Hub. Kantor 0813 5602 3071 Cp. Buce

Mencari Jejak Salib-MU

Jalan Salib Suci Mahawu adalah jalan peziarah untuk mencari keheningan dan kekhusukan iman di Bukit Doa Mahawu.

Romantisnya, Pesta Pernikahan di Bukit Doa Mahawu

Sensasi bahagia dalam pesta perkawinan di alam terbuka dengan menyatukan keindahan senja, bisa dipesan di sini.

Retret Siswa Jelang Ujian Nasional di Alamanda

Dalam Ujian Nasional, diperlukan hati dan pikiran yang tenang serta kesiapan mental menghadapi UN.

Wisatawan Mancanegara Kagumi Bukit Doa Mahawu

Keindahan alam, bangunan dan view Bukit Doa Mahawu, mampu menarik perhatian para wisatawan asing.

Asyiknya Flying Fox Di Mahawu Adventure

Pengunjung Bukit Doa Mahawu bermain aneka games di MAD (Mahawu Adventure).

Kamis, 27 September 2018

Romantisnya, Wedding Party di Wedding Chapel Kala Senja



Bukit Doa Mahawu | Tomohon - Lembayung senja di ufuk Barat melengkapi pesta di spot Bukit Doa Mahawu Tomohon. Garis lampu yang membentang memayungi setiap tamu undangan dan semakin menambah cerianya pesta perkawinan bernuansa alam.



Hidangan prasmanan tertata rapi di lorong ruang pesta. Siap disantap oleh semua yang hadir di pesta kawin itu. Berbalut bunga pink di kanan kiri bak memayungi suasana bahagia pesta hari itu. Uniknya, tanaman bunga adalah tanaman florikultura yang merambat di samping Chapel.


Tempat perjamuan untuk para tamu telah ditata rapi menghadap ke Gunung Lokon. Rasa bahagia para tamu menyatu dengan indahnya alam Gunung Lokon. Saat senja tiba, para tamu semakin merasakan suasana romantis dalam balutan warna merah senja.


Ingin merasakan sensasi pesta alam seperti ini? Hubungi petugas di kantor Bukit Doa Mahawu, di pintu masuk.


Sabtu, 22 April 2017

Yuk, Outbound di Mahawu Adventure



Bukit Doa Tomohon - “Ketakutan selalu menjadi penghalang bagi kita untuk melangkah. Takut gagal, bisa membuat orang bertindak secara hati-hati. Takut gagal bisa membuat orang berhenti untuk melangkah. Semua tergantung dari keputusan anda” kata Richard Mampouw di hadapan peserta Outbound, Kamis sore (9/3/2017) di Bukit Doa Mahawu, Tomohon.


Mahawu Adventure (MAD) Tomohon adalah fasilitas baru di Bukit Doa Mahawu untuk pengunjung yang suka menghadapi rintangan tapi ada fun dan keberanian. Outboun seperti ini bermanfaat untuk menghilangkan kejenuhan karena rutinitas pekerjaan.


Pertama-tama peserta wajib memakai alat keamanan yaitu, Full body Harness dan Helmet
“Sebelumnya, tolong dengarkan penjelasan saya demi keamanan” kata Icad, sang manajer MAD di hadapan anak-anak jurnal Lokon itu.


“Jadi, adik-adik semua akan menghadapi 8 rintangan permainan yang seru dan menantang adrenalin kalian. Rintangan-rintangan itu disebut  High Ropes yang terdiri dari Spider Games, Monkey Bridge, Elvis Walk, Mongkey Bridge (kedua), Horse Track, Tiberian Bridge, Spider Net dan Double Line. Setelah melewati ke delapan rintangan kalian akan bermain Flying Fox 60 meter dan Long Flying Fox 150 meter. Inilah petualangan yang kalian alamai sore ini.” lanjut Icad.


Titik awal Outbound berada di sebelah Utara , berupa Spider Net atau tangga tali berjala dengan cara bergelantungan.

 “Kak, takut. Saya pikir tadi mudah ternyata sampai di atas bikin kaki saya gemetaran”,  seru Kezia yang sudah melangkah di Monkey Bridge tapak bertali pertama dan terhenti untuk menapak di tapak kedua.

Melihat Kezia ketakutan, Icad memberikan intruksi kepada Kezia agar kaki kanan melangkah, sementara tangan kiri berpegangan pada tali. Begitu sebaliknya. “Ayo kamu bisa. Percaya pada diri sendiri. Kau pasti bisa Kezia” kata saya ikutan memberi semangat. Bersamaan dengan itu, saya ingat kata bijak,

“Keberanian adalah tanda bahwa anda ditakdirkan menjadi orang besar. Tanpa keberanian anda akan gagal. Tapi hanya memiliki keberanian, anda juga akan gagal. Perlu bersikap positif pada diri sendiri”. Ayo Kamu bisa (Dokumentasi Pribadi)

Intruksi itu meredakan kegugupan Kezia. Sejak itu Kezia berhasil mengalahkan ketakutannya sendiri. Saya melihat Kezia mampu melahap 8 rintangan dengan pelan tapi sukses. Pengalaman takut, rasa gemeteran saat mengarungi rintangan, ternyata diungkapan oleh beberapa siswa laki-laki. Inilah saatnya untuk “learning by doing”.



Setiap siswa dihadapakan pada keadaan yang menuntutnya untuk mampu mengatasi masalahnya sendiri. Kelak metode pembelajaran eksperensial ini, bisa diimplementasikan siswa dalam hidup sehari-hari.


“Kami tidak hanya memberikan keindahan alam dan perlengkapan outbound yang aman (safety first) tetapi MAD memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk membangun team work, leadershipdan percaya diri” ujar Icad  manajer MAD.

Icad mengaku sering menerima rombongan dari perusahaan, pemerintah, lembaga pendidikan dan kaum muda lintas agama untuk mengadakan outbound.

Untuk pengunjung  objek wisata alam Bukit Doa Mahawu yang berminat mencoba kegiatan outbound ini, Icad kembali memberikan informasi, “Paket lengkap bermain di MAD per orang Rp. 130.000,-. Tapi kalau rombongan lebih dari 20 orang kami beri harga istimewa per orang bisa membayar Rp. 100.000,- Paket lengkap itu terdiri dari 8 rintangan High Ropes dan dua Flying Fox” tegas Icad saat saya tanya soal harga untuk menggunakan permainan di MAD.


Kehadiran fasilitas outbound MAD di Bukit Doa Mahawu juga meningkatkan kunjungan  wisatawan yang berasal dari  manca negara dan luar kota serta dari berbagai instansi swasta atau pemerintah. Wisatawan datang ke MAD rata-rata memiliki tujuan yang sama yaitu untuk menyoba nyali dan memacu adrenalin serta membangun kebersamaan sebagi tim kerja. (trilokon)



Jumat, 21 April 2017

Retret Siswa Lokon di Alamanda Jelang Ujian Nasional


LOSNITO NEWS - SMA Lokon St. Nikolaus mengadakan retreat untuk siswa-siswi kelas XII IPA-IPS di Alamanda Retreat sejak Senin (16/1) hingga Jumat(20/1).


"Kami bagi dua gelombang. Untuk siswa IPA, gelombang pertama. IPS, gelombang kedua. Semua kelas akan dibimbing oleh Pst. Adam OCD dan didampingi oleh Guru BK dan Pamong asrama" jelas Martha Goni, Guru BK yang menjadi ketua panitia.

"Peserta dari IPA ada 65 siswa. IPS ada 56 siswa. Guru ada 4 orang" imbuh Martha menghitung jumlah peserta dalam kaitan dengan transportasi ke rumah retreat.


Tema retreat kali ini adalah Hidup Bermakna. Hari pertama merenungkan hidup dengan cara "Start from the end". Hari Kedua, merenungkan sikap hidup selama ini. Untuk menemukan sikapnya, dilalukan dengan Outdoor Games dan membuat Budgeting hidup.


"Di antara itu semua, diawali dan diakhiri dengan ibadat. Renungan bersama dan pribadi selalu diberikan saat sesudah ibadat" tambah Martha.

Curah hujan yang masih sering terjadi di kaki gunung Mahawu, tak menyurutkan semangat para peserta. Sebaliknya, ketika langit berwarna cerah kebiruan, kehangatan panorama alam dari lokasi retreat membakar ucapan syukur atas Sang Pencipta.

Di akhir retreat, mereka bertekad agar lulus 100% dari ujian nasional dan melanjutkan ke perguruan tinggi.

Sabtu, 15 Maret 2014

Family Gathering HUT Kalbe Farma ke 47

Bukit Doa Tomohon - Mengapa Family Gathering Kalbe Farma diadakan di Bukit Doa Mahawu? Tak hanya Kalbe Farma yang mengadakan outing di lokasi Bukit Doa. Tercatat dari Kantor Pajak, Kejaksaan, Provider seperti XL, Indosat, dll pernah mengadakan outing di lokasi Bukit Doa Mahawu.

Setelah tanya sana sini, hampir para peserta mengatakan, "Di sini udaranya sejuk meski matahari bersinar dari pagi hingga sore. Kami merasa lega oleh udara bebas polusi dan yang tak kalah penting adalah taman-taman yang ditatat rapi serta view Gunung Lokon yang mempesona".

Di Bukit Doa, kami mendapatkan kerja sama, persaudaraan, fun game, persahabatan, kebersamaan dan doa bersama. Semua yang didapat akan kami bawa dalam kinerja, produktivitas dan profesionalitas di tempat kerja.




Minggu, 09 Maret 2014

Foto Jalan Salib: Mecari Jejak-Mu



Setiap langkah meninggalkan jejak waktu dan kehidupan. 
Dimulai dari lahir hingga badan terkubur oleh jaman.

Langkahku bukan langkah-Mu. 
Jejakku adalah jejakMu yang menoreh pada asa nafas kehidupan.

Veronika Usap Wajah Yesus
Jalan itu mendaki. Langkah ini terus berjalan mengikuti-Mu hingga berhenti di bukit tengkorak. Bukit di mana peluh darah memuncak dalam rintih.

Serdadu Memaku Yesus
Ada kemenangan di puncak itu. 
Ada salib kosong oleh raga yang bangkit oleh senja.

Adakah jejakku terkubur oleh lelah diri dan 
ketidakmampuan mengikuti jejak asa dosa yang Kau tanggung?
Inilah jejakMu?

:: foto-foto romo Yustinus Wito


Pieta